24 Mar 2021

Ini 5 Penyebab Sulit Hamil Anak Kedua

Pada sebagian pasangan, proses mendapatkan keturunan anak kedua tidak semudah ketika dianugerahi anak pertama. Istilah ini secara medis sering dikenal dengan sebutan infertilitas sekunder atau secondary infertility. Merupakan kondisi ketika pasangan yang sudah memiliki anak namun belum berhasil mewujudkan keinginan untuk hamil lagi setelah satu tahun lamanya. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, dengan solusi yang perlu disesuaikan dengan kondisi masing – masing. Yuk, kenali 5 penyebabnya!

1. Faktor usia

Bagi wanita dengan usia lebih dari 35 tahun, faktor ini seringkali menjadi penyebab utama sulitnya hamil anak kedua karena tingkat kesuburan mereka dengan usia diatas 35 tahun secara alami telah menurun drastis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia subur wanita adalah saat mereka berusia 14 – 49 tahun dengan puncak masa subur terbaik berada pada usia 20 – 30 tahun. Lebih lanjut, wanita dengan usia diatas 35 tahun tidak mempu menghasilkan sel telur yang berkualitas, serta secara fisik memiliki risiko mengalami kehamilan dengan komplikasi, mulai dari keguguran hingga ketidaksempurnaan pada janin. Selain itu, pertambahan usia pada wanita berhubungan erat dengan penurunan jumlah sel telur yang diproduksi pada ovarium. 

2. PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) & riwayat kesehatan sebelumnya

PCOS merupakan penyakit yang dapat menyebabkan gangguan hormon pada wanita. Biasanya ditandai dengan tidak teraturnya siklus menstruasi, riwayat keguguran sebelumnya, infeksi menular seksual, hingga infeksi pada kandungan. Pada kondisi ini, fungsi ovarium akan terganggu khususnya pada wanita yang sedang berada pada masa subur. Ukuran ovarium penderita PCOS biasanya berukuran lebih besar dan berisikan banyak kista kecil yang mengandung sel telur belum matang – sehingga sulit untuk dikeluarkan dan dibuahi. Selain itu, kesulitan memiliki anak kedua erat kaitannya dengan kondisi kehamilan sebelumnya. 



3. Gaya hidup tidak sehat
Konsumsi alkohol atau merokok juga disebut dapat mengurangi potensi kehamilan kedua. Alasannya, pada alkohol dan zat – zat beracun yang terdapat pada rokok dapat mengurangi tingkat kesuburan wanita sekaligus mengurangi kualitas sel sperma pada pria. 
4. Kualitas sel sperma menurun
Penting untuk diketahui bahwa menurut penelitian, 40% kasus secondary infertility ternyata disebabkan oleh menurunnya kualitas sel sperma. Jadi, tidak melulu disebabkan oleh gangguan pada ovarium, tetapi juga perlu memperhatikan penyebab menurunnya kualitas sel sperma mulai dari obesitas, penyakit darah tinggi, diabetes, kebiasaan merokok serta minum minuman beralkohol. 
5. Berat badan berlebih
Pada wanita, kelebihan berat badan dapat menyebabkan respon sel tubuh terhadap insulin terganggu sehingga kadar hormon esterogen meningkat. Kondisi ini dapat menghambat terjadinya obulasi (proses pelepasan sel telur oleh ovarium). Sedangkan pada pria, berat badan yang berlebih dapat meningkatkan kadar esterogen di dalam tubuh sehingga menurunkan jumlah sel sperma yang diproduksi oleh tubuh. 
Untuk mengatasinya, coba yuk lakukan 3 langkah berikut untuk meingkatkan peluang memiliki anak kedua:
1. Perbaiki pola makan dan nutrisi dengan konsumsi makanan mengandung gizi seimbang. 
2. Berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suplemen vitamin yang dapat membantu meningkatkan produksi sel sperma pada pasangan dan tingkat kesuburan pada wanita. 
3. Olahraga secara rutin dan mencegah terjadinya stress, melakukan relaksasi dan menjaga komunikasi dengan pasangan saat menjalani program hamil. 

Kurangnya waktu tidur berkualitas, tingkat stress yang tinggi juga merupakan penghambat kehamilan, karena mempengaruhi keseimbangan hormon. Konsultasikan kembali dengan dokter kandungan jika kamu memiliki riwayat kesehatan dengan PCOS atau komplikasi kehamilan sebelumnya untuk dapat diketahui penyebabnya dan diberikan langkah penanganan yang sesuai.


Back to Top