13 May 2020

Kenali Gejala Masa Subur Lewat Lendir Vagina

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu tanda masa subur wanita adalah keluarnya lendir dari mulut rahim. Lendir ini diproduksi oleh kelenjar di leher rahim atau serviks. Cairan atau yang lebih dikenal dengan lendir vagina ini berguna sebagai pelumas alami saat seks dan membantu memudahkan perjalanan sperma menuju sel telur. Berikut adalah perbedaan produksi lendir yang harus kamu ketahui:


1.       Masa menstruasi:

Produksi lendir sangat sedikit, bahkan ada wanita yang tidak memproduksi hingga mengalami kekeringan saat menstruasi. Umunya lebih lengket, kental, tebal dan padat. Di masa ini sel sperma sulit berenang, sehingga kondisi kurang subur


2.       Setelah menstruasi:

Umumnya wanita tidak memproduksi lendir serviks. Teksturnya agak lengket dan licin saat disentuh, kemungkinan akan berwarna kuning, abu-abu atau putih yang menunjukkan belum memasuki masa subur


3.       Mendeteksi masa ovulasi:

Jumlah lendir yang keluar akan lebih banyak dan basah. Teksturnya semakin sedikit kental dan cenderung cair seperti putih telur. Lendir memudahkan sperma bergerak lebih kencang menuju sel telur.


4.       Saat masa ovulasi:

Produksi lendir semakin banyak, lendir seperti putih telur transparan dan lengket. Menunjukkan tubuh sangat subur. Jika menemui tanda seperti ini, dianjurkan untuk melakukan hubungan dengan pasangan.


5.       Setelah ovulasi:

Jumlah lendir menurun dan teksturnya menjadi lebih kental, warna berubah menjadi putih atau kuning krem. Kekentalan lendir menghambat pergerakan sperma.


Baiknya untuk memastikan masa subur, kamu lakukan 3 hal berikut ini:

-          Menggunakan aplikasi masa subur di smartphone

-          Mengenali tanda dan gejala masa subur di tubuh

-          Memastikannya dengan melakukan pengecekan dengan alat uji masa subur

Back to Top