27 Jun 2022

Miss V Sakit Saat Berhubungan Intim? Ketahui Beberapa Penyebabnya

Sakit saat melakukan hubungan intim dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut di antaranya : 



1. Stress atau Mengalami Masalah Psikologis Lainnya 


Mungkin kamu memiliki banyak tugas dan kewajiban yang harus diselesaikan. Tanpa kamu sadari, stres dan kecemasan dapat menjadi penyebab rasa sakit itu datang ketika kamu melakukan hubungan intim. Sahabat Ovutest, jika stres dibiarkan menumpuk, kinerja tubuh juga akan terganggu sehingga dapat menyebabkan berbagai macam masalah pada tubuh. Tidak hanya fisik, psikologis, dan emosional adalah salah satu keluhan yang menyakitkan dalam berhubungan intim. Hilangkan stres atau dapat melupakannya sejenak saat kamu ingin berhubungan intim, misalnya dengan saling memberikan pijatan romantis, yoga, meditasi, atau hal lainnya yang dapat membuat kamu dan pasangan merasa rileks dan happy. 


2. Mengidap Penyakit Tertentu 


Beberapa penyakit tertentu dapat membuat hubungan intim menjadi tidak nyaman. Tahukah kamu, sakit saat berhubungan intim pada wanita mungin merupakan tanda dari masalah ginekologi, seperti menopause, kista ovarium, peradangan panggul, atau endometriosis. Selain itu, infeksi saluran kencing dan irritable bowel syndrome (seperti kram pada usus, sembelit, bahkan diare) adalah penyebab lain dari timbulnya rasa sakit selama berhubungan intim yang mungkin jarang disadari. 


3. Menopause 


Sebelum dan saat menopause, produksi estrogen akan mengalami penurunan secara drastis. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab keringnya Miss V dan menimbulkan rasa nyeri ketika penetrasi. Dengan hal ini, kamu dapat menggunakan lubricant untuk membantu Miss V menjadi lebih licin dan lembab. 


4. Kurangnya Pelumas dan Foreplay


Tidak melakukan foreplay dan kurangnya pelumas, hal tersebut juga dapat menyebabkan timbulnya rasa sakit saat berhubungan intim. Tahukah kamu, rasa sakit selama berhubungan intim juga dapat timbul akibat salah posisi atau kurangnya rangsangan seksual. Jadi, pastikan kamu memiliki persedian pelumas dan tidak lupa untuk melakukan foreplay demi mempertajam hasrat seksual kamu dan pasangan. 


5. Vaginismus 


Kondisi saat otot-otot Miss V tertutup rapat. Akibatnya Miss V harus memaksa masuk dan membuat penetrasi jadi meyakitkan. Rasa nyeri akibat vaginismus dapat berlangsung selama seks berlangsung hingga selesai dan terasa hingga ke panggul. Penyebab terjadinya vaginismus bisa karena adanya alergi, sayatan, atau luka setelah melahirkan. Untuk mengatasinya, kamu dapat konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Selain itu kamu juga dapat diskusikan kepada dokter bagaimana berhubungan intim yang aman setelah proses persalinan 


6. Miss V Kering 


Miss V kering terjadi karena minimnya produksi pelumas atau bahkan tidak ada sama sekali. Akibatnya, tubuh akan mengalami nyeri ketika terjadi penetrasi dan berhubungan intim akan terasa sangat meyiksa. Beberapa hal yang umumnya menyebabkan Miss V kering adalah stres, kurangnya foreplay, turunnya kadar estrogen akibat menopause atau melahirkan, dan konsumsi obat-obatan tertentu. Sahabat Ovutest, untuk mengatasi Miss V kering tentunya perlu disesuaikan dengan penyebab terjadinya. Jika kurang foreplay, maka kamu dapat memperlama durasi bermesraan sebelum bercinta. Buat tubuh terasa lebih rileks dan nyaman sehingga hormon estrogen dapat bekerja dengan memproduksi pelumas alami lebih banyak. 

Back to Top