14 May 2020

Posisi Yang Dipercaya Meningkatkan Peluang Hamil

Saat kamu dan pasangan sedang melakukan program hamil, tentunya akan melakukan segala upaya untuk mencapai keberhasilan. Tak terkecuali dengan mencoba beberapa posisi saat berhubungan. Menurut seorang ahli kesehatan wanita di Amerika Serikat, memang belum ada penelitian yang menyatakan adanya posisi tertentu yang dapat meningkatkan peluang hamil. Tentu saja wanita bisa hamil dengan melakukan hubungan intim di hampir semua posisi. Namun dengan beberapa posisi berikut dianggap berpotensi meningkatkan peluang hamil karena sperma terejakulasi lebih dekat ke serviks. Tips ini bukan sembarangan lho, melainkan seperti yang dipublikasikan dalam Journal of Sex & Marital Theraphy, sehingga patut untuk kamu coba bersama pasangan.


1.       “Misionaris”

Istri memposisikan diri berbaring telentang. Menempatkan bantal di bawah panggul dapat meningkatkan kemiringan dan berpotensi meningkatkan kehamilan

2.       “Doggy Style”

Istri memposisikan diri membungkuk dan posisi suami melakukan penetrasi dari belakang

3.       “Spooning”

Istri memposisikan diri berbaring miring, dengan panggul 90o dengan posisi suami memeluk dari belakang

4.       Penetrasi Belakang

Istri memposisikan diri bisa berbaring tengkurap, berlutut, atau menyamping dengan posisi suami melakukan penetrasi dari belakang

5.       Kaki pada Bahu

Istri memposisikan diri seperti misionaris dan mengaitkan kakinya pada bahu pasangannya.Selain posisi-posisi sex di atas, sebaiknya hindari posisi berdiri dan duduk jika ingin segera hamil. Hal ini dianggap melawan gravitasi, sehingga sperma harus bekerja lebih keras untuk bisa membuahi sel telur.


Hal penting lain yang perlu diingat adalah, saat program hamil pastikan tubuh kamu dan pasangan dalam keadaan yang fit. Minum air putih yang cukup, setidaknya 8 gelas per hari dapat mengoptimalkan fungsi organ-organ termasuk organ reproduksi. Minum air putih setelah berhubungan juga bermanfaat memperlancar peredaran darah sekaligus mencegah kram atau kesemutan. Biasakan untuk menjaga kebersihan area genital, cukup gunakan air bersih dengan mengusapnya dari arah depan ke belakang selepas berhubungan. Penggunaan sabun atau cairan pembersih kewanitaan beresiko mengacaukan keseimbangan kadar pH di area genital.


Setelah melakukan berbagai upaya tersebut, tetap relaks dan tenang. Jangan sampai tekanan keberhasilan justru membuat kamu dan pasangan stres. Sebab stress dapat mengganggu proses pelepasan sel telur dan memperkecil keberhasilan. Tak hanya menerapkan pola hidup sehat secara fisik, kesehatan mental pun perlu diperhatikan. Tetap berpikir positif dan jaga komunikasi baik dengan pasangan dengan saling memberi dukungan. 

Back to Top