13 Nov 2020

Tahapan Pembuahan Setelah Berhubungan Intim

Untuk kamu yang bertanya - tanya, apa yang terjadi di dalam organ reproduksi wanita saat proses pembuahan terjadi? Berikut penjelasannya!


Berbeda dengan pria, sel telur dalam tubuh wanita akan matang pada periode tertentu setiap bulannya. Tidak seperti sperma yang senantiasa diproduksi di dalam tubuh pria. Maka tentu saja, proses pembuahan memerlukan waktu yang tepat sehingga sel sperma dan ovum dapat bertemu dan menjadi bakal calon janin. 


Proses pembuahan/Fertilisasi


Peristiwa fertilisasi terjadi saat sel sperma dilepaskan dan membuahi ovum di tuba falopi. Sebanyak 300 juta sel sperma diejakulasikan ke dalam saluran genital wanita. Sekitar 1 juta yang melalui serviks, ratusan yang dapat mencapai tuba falopi, dan hanya 1 yang dapat membuahi sel telur. Sel sperma mempunyai rentang hidup selama 48 jam.


Sebelum membuahi sel telur, sperma harus melewati masa penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita yang berlangsung sekitar 7 jam. Sementara itu, ovum dapat mencapai tuba satu jam lebih setelah diovulasikan. Ovum ini dikelilingi oleh sel-sel kecil  yang nantinya akan menyaring sel sperma yang ada sehingga hanya satu sel yang dapat menembus ovum. 


Setelah sperma berhasil menembus ovum, ia akan menggabungkan material intinya dan menyimpan komplemen kromosom ganda; mengandung semua informasi genetik yang nantinya akan diturunkan kepada keturunannya. Jika yang membuahi sperma yang berkromosom Y, maka jadi anak laki-laki. Sedangkan jika yang membuahi berkromosom X, maka jadi anak perempuan.


Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot yang terus membelah secara mitosis menjadi dua, empat, delapan, enam belas dan seterusnya. Kehamilan baru akan terjadi ketika embrio telah menanamkan diri pada dinding rahim untuk kemudian berkembang.  Proses ini disebut implantasi.


Dalam 3 minggu, sel-sel mulai tumbuh. Di saat yang sama inilah sel-sel saraf pertama bayi mulai  terbentuk. Tahapan embrionik inilah yang memerankan bagian yang sangat penting dalam perkembangan otak, karena pada 22 minggu usia pembuahan secara perlahan akan terbentuk tabung saraf termasuk sumsum tulang belakang dan otak. Selanjutnya pada minggu keempat, perkembangan mata, hidung, telinga dan mulut mulai terbentuk; perkembangan pembuluh darah yang akan menjadi jantung mulai berdenyut. 


Ketika tahap pembentukan sel berakhir, dimulailah tahapan berikutnya dari perkembangan embrio yaitu janin. Sejak minggu ke 9 hingga akhir kehamilan, sistem dan struktur tubuh bayi akan terus berkembang secara pesat dan mengagumkan. Bahkan, di minggu ketiga organ reproduksi bayi mulai terbentuk, dan di akhir bulan semua bagian tubuh akan terbentuk.


Apa yang terjadi pada perkembangan janin di trimester ketiga? Saat ini, kuku, rambut, bulu mata, dan kuku kaki bayi mulai terbentuk. Dalam rentang usia ini pula, berat janin dan perkembangan otak berjalan sangat cepat, mencapai enam kali lipat! Perlahan tapi pasti, janin akan terus bersiap – siap untuk menuju proses kelahiran melalui fase terakhir dalam masa kehamilan yaitu trimester ketiga. Paru – parunya mulai berkembang dan berkontraksi, mempersiapkan otot untuk bernapas. 


Luar biasa ya, tahapan pembuahan yang terjadi pada manusia? Masa kehamilan memang menjadi fase terpenting bagi pertumbuhan fisik dan otak janin. Kedua hal ini saling bersinergi menjadi bekal perkembangan optimal bayi setelah dilahirkan. Oleh karena itu, memperhatikan kondisi fisik & asupan nutrisi menjadi faktor penting untuk kamu dan pasangan. Jangan lupa juga untuk menggunakan alat tes kesuburan Ovutest untuk mengetahui kapan masa suburmu supaya tingkat kesuksesan pembuahan semakin tinggi.


Back to Top